Home > Diskusi > Tuhan itu “Maha Boros”

Tuhan itu “Maha Boros”

“Tuhan itu maha boros”, kata Armstrong, ketika menjelajahi ruang angkasa. Kata dia, betapa tidak boros, lihat saja begitu banyak planet di jagat raya ini, begitu banyak galaksi di jagat raya ini, sementara yang diisi oleh manusia cuma bumi saja…ternyata Tuhan Maha boros.

Ungkapan itu bisa dipandang dari berbagai sudut. Dari sudut realitas memang betul. Tetapi, kembali kepada agama yang selalu menjadi tangan kanan Tuhan dalam menyampaikan misiNya kepada manusia, “Itulah tanda keMahakayaan Tuhan” kata para ahli agama.  Dia hanya ingin menunjukkan kepada manusia betapa luas ciptaannya, dan betapa kecilnya kita. Manusia hanya setitik atom yang ada di jagat raya ini. Makanya jangan sombong, begitu mungkin maksud Tuhan (itu juga kalau Tuhan itu ada, kalau Tuhan tidak ada ya mari kita ciptakan Tuhan bareng2…kata seorang yang tidak percaya Tuhan).

by: harja saputra (2007)

Categories: Diskusi
  1. June 10, 2007 at 5:21 pm

    Assalamu Alaikum !.
    Menyimak perkataan Armstrong ” Tuhan itu Maha Boros”, kemudian dengan menilik Pandangan Saudari yg membenarkannya dari sudut realita, memunculkan tanggapan bagi kami, dengan mengulasnya sebagai berikut :
    1. Kata ” Boros”, mencerminkan makna perlakuan negatif, ngawur dan sia-sia, jangankan dikaitkan dengan Tuhan Yang Maha Bijaksana dan Maha Adil , kata ini kalau dinisbatkan kepada manusia saja, akan difahami sebagai prilaku tidak terpuji karena secara logika menilai buruk adanya dan dianggap sebagai akibat dari memiliki sifat -sifat berkekurangan dan tidak sempurna memiliki sifat-sifat terpuji dan mulia, padahal Tuhan yang kita beriman kepada AdaNya adalah Tuhan Yang memiliki zat kesempurnaan dan terpuji, sedang manusia saja yang tidak memiliki zat kesempurnaan, merasa tidak senang kalau dibilang ” Boros”, mesti ia berdalih untuk terkeluar dari penisbahan itu, Apatah lagi kata ini dinisbahkan kepada Tuhan Yang Maha Memiliki sifat-sifat kesempurnaan, jadi pandangan kami dari sudut Akal dan argumentatif saja ” Argumen Tuhan itu ” Maha Boros” tidak dapat dibenarkan.
    2. Argumen ” Tuhan itu Boros” , sebagai sebuah penilaian yg terkeluar dari mulut Amstrong setelah menyaksikan keluasan, kebesaran dan kebanyakan ciptaan Tuhan, tentunya karena Amstrong memiliki berbagai keterbatasan cerapan tentang fungsi dan faedah berbagai ciptaan Tuhan, maka keluarlah argumen yang tidak selayaknya untuk dinisbahkan kepada Tuhan, argumennya itu membuka kondisi jiwanya yang tidak mengenali Tuhan Yang semestinya. Atau memang ia menyindir orang-orang yg mempercayai Ada Tuhan Pencita Alam ini, tetapi fikirannya tertutup untuk menilai positif kenyataan penciptaan alam ini, Kalau demikian, Argumen Amstrong tidak dapat dibenarkan dari berbagai sudut, apa lagi dari sudut realita seperti yg saudari katakan, Kalau bukan realita kita mau bicara apa?, Khayalankah, tentunya tidakkan?, kita tentunya sedang bicara mengenai realita, dari itu, dari sudut realita Argumen itu tidak dapat dibenarkan artinya sebagai Argumen yg BATIL dan memuat perbuatan yang sia-sia, sedang Tuhan sendiri telah mengumandangkan dengan penjelasan yang jelas “bahwa, segala ciptaanNya tidak ada yang sia-sia atau batil, dan kita sebagai umat yang mempercayai dan mentaati Tuhan Yang Maha Bijaksana dalam penciptaan Alam ini, diminta untuk selalu mengumandangkan firmannya yang berbunyi demikian : ” ربّنَا مَا خَلَقتَ هذا بَاطِلاَ سُبحَانَکَ فَقِنَا عَذَابَ النَّار”Rabbana Maa-Khalaqta Haazda Baatilan-Subhaanaka-Fakkinaa-azdaaban-naar” yang artinya ” Wahai Pengayom- kami tiadalah Engkau ciptakan ini (semua) sebagai kesia-siaan, Maha suci Engkau (dari perbuatan sia-sia), maka hindarilah kami dari azab api neraka”. Quran surat Al-Imran ayat 191. Oleh karena itu kata ” boros” tidak layak dinisbahkan kepada Tuhan. Demikianlah Allah swt telah menciptakan Alam yang luas, besar dan banyak ini, tinggal manusia berusaha mencerapi dan menggali manfaat untuk kehidupan dunia dan akhiratnya, Karena bagi orang yang percaya ada Tuhan Pencipta Alam ini ia juga akan percaya pada Kebijakan dan ketidak sia-siaanNya.

  2. rasta
    June 30, 2007 at 12:30 pm

    singkat aja deh: si amstrong manusia-sentris sih! emang di dunia ini Tuhan cuma “miara” manusia?

  3. July 10, 2007 at 4:34 pm

    Tuhan itu bukan boros tapi “PINTER”, karena dia punya rencana buat ciptaanya yaitu ” manusia” yang justru “BOROS” ( listrik, air, minyak, gas dll ) yang akhirnya bikin bumi rusak, dia hanya menyediakan tempat- tempat baru untuk manusia yang dikasih ilmu yang berarti “PINTAR” untuk mempelajari gimana caranya tempat-tempat lain selain bumi bisa dimanfaatkan kalau kelak bumi sudah ga bisa dipakai lagi sama manusia. God Know Everything.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: