Home > Positif Thinking > Filosofi Matahari

Filosofi Matahari

Bagi yang punya masalah karena terlalu sering diomongin orang..atau selalu

risih dengan omongan orang2 di sekitar di saat kita berbuat..mungkin

filosofis matahari di bawah ini bisa dijadikan inspirasi…

 

Menurutku hidup itu harus seperti matahari, ia tidak pernah peduli orang mau

berteriak kepanasan krn sinarnya atau mengeluh…matahari santai aj berjalan

setiap hari dari timur ke barat..terus begitu setiap hari…cuek tapi

bermanfaat. Jadi intinya hidup itu ya bagaimana kita melakukan tugas

kita…jgn pernah peduli sama orang yang menggunjing qta atau mengkritik

qta…teruslah berjalan sesuai keyakinan qta..penilaian orang itu qta anggap

sebagai pemandangan di kanan kiri kalau kita bepergian..kan jadi indah tuh.

 

Kalau harus dijelaskan secara ilmiahnya begini…para psikolog sekarang

menemukan bahwa sumber kegelisahan dan penyebab manusia modern menjadi tidak

tenang dalam hidupnya adalah apa yang disebut dengan “STATUS ANXIETY”…satu

ketakutan karena status…qta sering merasa tidak enak berbuat sesuatu

karena takut apa kata orang kalau kita begini..apa kata orang kalau kita

begitu…qta berbuat lebh pada pertimbangan status..bukan pada pertimbangan

yang rasional yang seharusnya diperbuat. Contoh nyatanya bisa bermacam2 dan

bisa direnungkan oleh qta bersama.

Categories: Positif Thinking
  1. May 5, 2007 at 4:46 am

    kalau nekad nekad ajah, dan nabrak orang banyak bukannya justru bis jadi sumber masalah ?

  2. gigik
    May 13, 2007 at 8:15 am

    maksudnya bukan asal nekad kali. filosofi matahari d kehidupan mungkin seperti, melakukan apa tindakan yang menurutmu baik dan benar dan tidak perlu merisaukan orang2 yang menilai rendah. cuek di sini bukan berarti nggak peduli sama sekali, mungkin lebih ke konsentrasi aja dari pada mikirin omongan orang. gitu kali ya.

    intinya hidup ini yang menggerakkan diri kita sendiri. bukan dari orang lain. kurang lebih begitu lah

  3. harjasaputra
    May 13, 2007 at 11:11 am

    Betul seperti mr gigik bilang, maksudnya bukan selfish (egois), tetapi semuanya berdasarkan kehendak dari dalam diri, bukan kehendak yang disetir oleh dunia luar. Inilah yang dinamakan independensi berbuat. Karena, betapa banyak manusia zaman ini yang berbuat tetapi atas dasar “pesanan pasar”. Dunia luarlah yang harus dikontrol oleh diri kita bukan sebaliknya. Inilah filosofi matahari yang saya maksudkan. Ya seperti layaknya matahari…terus saja bertugas tanpa harus peduli orang yang menjerit kepanasan, atau disaat ia terhalang oleh awan, ia tidak harus peduli pada orang yang mau jemur padi yang menggerutu karena ga ada panas. Ia hanya menjalankan tugasnya. Manusia juga seperti itu harusnya.

    Makasih.
    harja saputra

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: